Kamu Belajar Apa dari Si Covid-19?

source: sukabuminow.com

Setiap kejadian pasti akan ada pembelajaran darinya, karena suatu kejadian juga tidak semata-mata terjadi begitu saja kan?

Salah satu kejadian yang mempunyai banyak pembelajaran adalah pandemi Covid-19 yang saat ini kita hadapi.

Di mata pendidikan, pandemi ini mengajarkan banyak hal kepada kita. Saya sangat ingat dengan banyaknya keluhan yang disampaikan orang tua melalui media sosial. Eits, tapi tak hanya orang tua loh ya, anak-anak pun merasa sangat sedih ketika harus belajar dirumah dalam waktu yang lama.
Banyak alasan yang disampaikan oleh anak-anak, mulai dari rindu dengan teman, tidak dapat uang jajan sampe orang tua yang galak ketika mengajari pelajaran dirumah.

Disisi lain, pendidikan di Indonesia mengalami proses yang baru, yang sejatinya masih dalam tahap persiapan. Kita dipaksa untuk memanfaatkan teknologi secara maksimal agar pendidikan tetap berjalan ideal. Namun, tak dipungkiri bahwa pendidikan saat ini berjalan tak ideal dan itu wajar menurut saya karena serba dadakan.

Saya memperhatikan sekolah-sekolah yang ada dipelosok desa. Mungkin sekolah yang sudah berkembang/sekolah yang ada di kota akan dengan mudah menyesuaikan pembelajaran menggunakan daring atau tanpa tatap muka. Namun, sangat jauh berbeda dengan sekolah di desa. Mulai dari permasalahan siswa yang tidak mempunyai uang untuk membeli kuota lebih, masalah jaringan bahkan masalah paling dasar yaitu tidak mempunyai smartphone. Memang tidak semuanya, atau rata-rata sudah mempunyai smartphone. Lantas bagaimana yang tidak punya? Padahal mereka mempunyai hak yang sama kan?

Dari covid ini, kita belajar menghargai peranan guru yang mungkin sudah lama terlupa. Para orang tua jadi tahu, bagaimana susahnya memberikan pengetahuan dan pembelajaran kepada anak. Mereka baru mengajari satu anak, lantas “Bagaimana dengan guru yang mengajari 30-an anak”? Waaaa.. luar biasa bukan??

source: kompas.com

Bagi guru, covid ini mengajarkan guru untuk bisa lebih memanfaatkan teknolohi yang berkembang sangat pesat. Guru wajib mengikuti perkembangan zaman agar bisa menampilkan pembelajaran yang menarik bagi anak. Guru juga menyadari bahwa peran orang tua sangat besar dikala seperti ini. Guru tidak akan bisa mengatur siswa, jika orang tua tidak memberikan perhatian kepada anak-anaknya.

Bagi anak atau siswa, covid ini mengajarkan hal tentang sebuah kebersamaan. Kebersamaan bersama teman, guru bahkan penjual kantin sekolah. Saya yakin mereka rindu, sama seperti saya. Apalagi selama sekolah tidak mendapat uang jajan (Yahhhh ga ada pendapatan kan). Tidak bertemu dengan gebetan atau pacar juga salah satu yang membuat gundah gulana. Oh iya, hal lain yang sangat tidak disukai adalah tugas. Karena tugas menjadi berkalilipat banyaknya (piss).

Di masa ini, pilihan hanya ada dua. Belajar daring (pembelajaran online) atau tidak belajar sama sekali. Kita juga dibuat melek pada teknologi yang memang bisa membawa manfaat yang amat besar bagi kita. Dan kita juga bisa melihat bahwa peranan penting dalam pendidikan tidak hanya guru dan siswa tetapi juga dari orang tua.
Mungkin saat ini kita belum siap, karena kita dipaksa untuk memulai sesuatu yang baru, untuk memaksimalkan teknologi yang ada. Tapi setelah ini berlalu, kita akan memulai sesuatu yang baru.

Oh iya, yang membaca tulisan saya. Saya tidak akan bosan-bosan untuk mengingatkan teman-teman semua. Pandemi ini merupakan masalah kita bersama. Usaha yang dilakukan para medis akan sia-sia ketika kita sendiri yang mengundang atau memperpanjang masa kehidupan si covid. Jadi, please, tolong gunakan masker kemanapun Anda pergi. Hindari kerumunan, dan keluar jika memang ada hal yang harus dikerjakan. Stay at home! (Baca juga: hal hal yang bisa kamu lakukan di rumah).
Jangan lupa cuci tangan ketika masuk rumah atau ketika hendak menyentuh wajah.
Dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian jika bisa meluas ke masyarakat. Semangat untuk kita!

Oh iya, saya juga mohon doa setelah kalian sedang beribadah. Tolong doakan bagi teman-teman yang sedang terkena sakit, untuk indonesia dan untuk dunia yang lebih sehat.

source: radarkediri.jawapos.com

Saya hanya rindu kehidupan seperti biasa, bisa menghirup udara tanpa masker. Saya rasa, kalian juga kan? Ingin menghirup udara dengan bebas? ingin bepergian tanpa rasa khawatir yang berlebihan? Ingin kumpul dengan teman-teman? Rindu piknik? dan lain sebagainya.

Jadi, apa yang bisa teman-teman pelajari dari Covid-19 ini? Share di kolom komentar ya.. ๐Ÿ™‚

Salam.

Total Views: 2665 ,

2 komentar untuk “Kamu Belajar Apa dari Si Covid-19?”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *