Pengalaman Kuliah Selama Pandemi, Kalau Kamu?

Di semester yang termasuk tua ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan di kampus. Jadi, saya harus bolak balik, kampus-rumah. Untuk tranportasi sendiri saya menggunakan kendaraan pribadi roda dua, karena masih di masa pandemi, maka kendaraan umum masih diusahakan untuk dihindari.

Ada yang menarik dari perjalanan Semarang-Purbalingga. Sebenarnya karena jadwal pulang mendadak dan ada kuliah di jam 10 pagi. Jadilah harus bisa membagi waktu di jalan, dan berhenti sebentar untuk kuliah secara daring/online.

Jam 7 pagi saya dan adik, keluar kos dan memulai perjalanan pulang. Rasanya ada yang berbeda, karena harus memperkirakan waktu yang pas agar nanti bisa berhenti untuk kuliah secara daring. Akhirnya sekitar jam 9 pagi kami sudah sampai di Temanggung yaitu daerah Kledung.

Dan kami memutuskan untuk singgah di depan sebuah cafe (sebenernya saya ngacak/random untuk tempat yang bisa disinggahi), yang penting adalah ada colokan (karena laptop harus nyolok, nyolok mata wkwkwk) dan wifi (ini yang terpenting). Dan ini dia cafenyaa…

Saya kemudian iseng mengecek apakah ada colokan dan wifi di dalam cafe tersebut. Alhamdulillah, ternyata ada dan kami diberi view Gunung Sumbing yang sangat amat bagus. Persis di depan saya, saya bisa melihat Gunung Sumbing dengan jelas dan sungguh megah.

“Kaki Bumi” inilah cafe yang sangat nyaman dan sangat saya rekomendasikan untuk kamu yang sedang berada di sekitar rest area Kledung.

Langsung penasaran kan menunya apa aja? Akhirnya pagi itu, mengingat saya belum sarapan, saya memesan Ayam Goreng Sambal Matah, Mendoan dan Air Mineral. Untuk harga makanan dan minuman sendiri, lumayan harganya (menurut saya). Tapi, tenang, tidak akan bikin kantong kering.

Ayam Goreng Sambal Matah
Mendoan

Akhirnya saya menikmati kuliah daring dan juga pemandangan dilengkapi dengan makanan yang rasanya juga enak. Ya Allah, nikmat sekali. Ah iya, ditambah dengan suasana yang amat sangaaaaat sejuk. Rasanya semua kenikmatan itu wajib sekali untuk disyukuri.

Setelah kuliah daring selesai, akhirnya saya dan adik melanjutkan perjalanan menuju rumah. Alhamdulillah, sampai di rumah dengan selamat dan tidak kehujanan.

Pemandangan di belakang kami adalah Gunung Sumbing

Pandemi ini, mengajarkan banyak hal, selain kesabaran dan perjuangan tetapi juga bagaimana kita bisa bersyukur dengan segala kondisi. Perjuangan setiap insan berbeda, jadi jangan pernah bandingkan prosesmu dengan proses orang lain begitu juga waktu. Karena waktu setiap orang itu berbeda-beda.

Salam.

Total Views: 3077 ,

2 komentar untuk “Pengalaman Kuliah Selama Pandemi, Kalau Kamu?”

Tinggalkan Komentar